Sejarah Nabi Membangun Pemerintahan Adil di Madinah

Makkah dan Madinah merupakan dua kota yang penting dalam sejarah Islam di Jazirah Arab. Dua kota tersebut menjadi tujuan ziarah dalam rangkaian ibadah haji dan umrah umat muslim dari seluruh dunia. Rasulullah lahir dan tumbuh dewasa di Kota Makkah namun perjalanan dakwah dan perjuangannya membangun peradaban masyarakat sipil yang berkeadilan berawal dari Madinah.

Rasul memulai dakwahnya di Madinah karena terusir dari Makkah yang disebabkan kebencian dan perlakuan jahat Suku Quraisy. Strategi hijrah Rasul pun semakin berbuah hasil. Di Madinah Rasulullah SAW memimpin masyarakat yang plural menuju peradaban yang maju dan berkeadilan. Persatuan dan kerukunan antara warga Madinah yang beragama Islam maupun non-Islam. Pembangunan dan penyebaran ilmu pengetahuan juga dapat merata berkat Rasulullah.
Masyarakat Madinah yang sebelumnya hidup dalam kecamuk konflik yang berkepanjangan tumbuh menjadi masyarakat yang berperadaban maju dan terhindar dari ancaman buta hukum dan pengetahuan. Tawaran warga Madinah untuk menjadikan Rasulullah pemimpin memiliki nilai strategis juga merupakan langkah penting dalam menguatkan pondasi dakwah Islam.  Warga Madinah pun menjanjikan akan beriman pada Allah SWT, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, tidak membunuh anak perempuan mereka, tidak berzina, mencuri dan tidak melakukan kejahatan lainnya. Rasul pun bersedia membantu mereka untuk mengajarkan norma-norma kemanusiaan yang harus ditegakkan sebagai syarat untuk mencapai kemakmuran sosial.
Beberapa waktu kemudian di kota yang sama, Aqabah memiliki lebih banyak penduduk Madinah yang menyatakan kesediaannya untuk berjuang bersama Nabi Muhammad SAW untuk membangun peradaban sipil di Madinah. Tidak hanya itu, dalam pertemuan kedua di Aqabah penduduk Madinah menyatakan pengangkatan Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang berimplikasi besar bagi perjalanan dakwah Islam serta pembangunan peradaban sipil Masyarakat Madinah. Di Madinah Rasul mengambil kebijakan taktis untuk menerapkan sistem kehidupan sosial bagi seluruh warga Madinah yang multikultur berdasarkan aturan hukum dan bimbingan Allah SWT.
Tahun kedua Rasulullah menerbitkan peraturan undang-undang tentang hubungan antarkomunitas Madinah yang dikenal dengan piagam Madinah. Piagam Madinah yang berisi undang-undang tentang pengaturan sistem politik dan sosial masyarakat Madinah yang plural untuk menegakkan keadilan, ketentraman, dan membangun peradaban maju.
 

Dibaca 585 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

One comment to Sejarah Nabi Membangun Pemerintahan Adil di Madinah

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>