Kisah Perjalanan Isra Mi’raj Rasulullah

Bagi umat Islam, peristiwa Isra Mi’raj merupakan peristiwa penting karena dalam peristiwa tersebut Raulullah mendapat perintah dari Allah SWT untuk menunaikan shalat lima waktu sehari semalam. Sebenarnya Isra Mi’raj adalah merupakan dua bagian perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam satu malam. Isra Mi’raj terjadi pada periode akhir kenabian rasul di Mekkah sebelum akhirnya hijrah ke Madinah.

Peristiwa Isra Mi’raj terbagi dalam 2 peristiwa yang berbeda. Dalam Isra, Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam “diberangkatkan” oleh Allah SWT dari Masjidil Haram hingga Masjidil Aqsa. Lalu dalam Mi’raj Nabi Muhammad SAW dinaikkan ke langit sampai ke Sidratul Muntaha yang merupakan tempat tertinggi. Di sini Beliau mendapat perintah langsung dari Allah SWT untuk menunaikan salat lima waktu. Bagi umat Islam, peristiwa tersebut merupakan peristiwa yang berharga, karena ketika inilah salat lima waktu diwajibkan, dan tidak ada Nabi lain yang mendapat perjalanan sampai ke Sidratul Muntaha seperti ini.

Perintah shalat 5 waktu

Perintah shalat 5 waktu dalam Isra Mi’raj bisa kita lihat pada Al-Qur’an surat Al-Isra ayat 78. Shalat merupakan media untuk mencapai kesalehan spiritual individual hubungannya dengan Allah. Shalat juga menjadi sarana untuk menjadi keseimbangan sebagai seorang manusia.

Dibaca 650 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>