Selalu Ada Ketidakpuasan Dalam Diri Seorang Manusia

 
Hati dalam bahasa Arab adalah qolbun, yang merupakanderivikasi dari akar kata taqallabayataqallabuyang berarti berbolak balik. Hati atau qolbun bisa diibaratkan sebagai “raja” bagi seluruh tubuh manusia. Karena sikap dan perbuatan manusia tergantung dari hatinya, jika hati tersebut baik maka baiklah segala bentuk perbuatan manusia, namun jika hati tersebut cacat maka celakalah manusia tersebut.
Nabi Muhammad bersabda,
“sesungguhnya dalam diri manusia terdapat segumpal darah, jika segumpal darah itu baik, maka baiklah semua amal manusia, segumpal darah itu adalah hati” (HR. Bukhari).
Tidak puas sudah menjadi tabiat dasar manusia terhadap apa yang telah diperoleh. Sehingga populer suatu ungkapan, “andai manusia diberi satu gunung emas, maka dia akan meminta 2 gunung emas.”untuk itu setiap pribadi muslim harus mengendalikan rasa tidak puas dengan keimanan dan perasaan ridha terhadap semua yang telah Allah berikan, jangan sampai menguasai hati. Kekayaan sesungguhnya adalah kaya yang terletak di hati yang biasa disebut dengan qona’ah (menerima semua ketentuan Allah dengan ridha).
Nabi Muhammad bersabda:
“sesungguhnya sifat qona’ah adalah harta yang tidak pernah habis” (HR. Muslim).

Dibaca 443 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>