Hukum Islam

Hukum Islam merupakan terjemahan dari al-syarî’at al-Islâmiyyah (syari’at Islam). Dalam Islam, pengertian syari’ah terbagi dua, secara umum dan secara khusus. Secara umum, syari’ah identik dengan al-dîn (agama); sedangkan secara khusus, syari’ah Islam berarti hukum Islam, yakni peraturan perundang-undangan Allah yang bersifat ijmâli atau garis besar yang bersumber dari Al-Qur`an. Adapun hukum Islam yang bersifat terinci dinamakan fikih, lengkapnya fikih Islam (al-fiqh al-Islâmî) seperti didefinisikan oleh Imam Syafi’i bahwa fikih Islam adalah ilmu tentang hukum syari’ah yang bersifat amaliah, praktis dan terapan yang diperoleh melalui ijtihad yang dalilnya dijelaskan secara rinci.
Hukum Islam dalam pengertian fikih membahas berbagai tema sebagai berikut: fikih ibadah, fikih nikah, fikih mu’amalah, fikih mawaris (hukum waris), fikih jinayah (hukum pidana) dan fikih jihad. Di zaman modern muncul fikih perempuan dan fikih anak. Sementara hukum Islam dalam pengertian hukum taklif, yakni beban bagi orang yang sudah mukallaf, akil-balig, dapat dibagi dalam lima kategori, yakni wajib, sunah, makruh haram dan mubah yang dinamakan ahkâm al-khamsah, hukum yang lima. Wajib adalah keharusan melakukan. Jika dilakukan mendapat pahala, jika ditinggalkan berdosa. Sunah adalah anjuran untuk dilakukan; jika dilakukan mendapat pahala, jika ditinggalkan tidak berdosa. Makruh adalah hukum yang bersifat anjuran untuk ditinggalkan. Jika dikerjakan tidak berdosa, jika ditinggalkan mendapat pahala. Haram adalah keharusan untuk ditinggalkan. Jika dikerjakan berdosa, jika ditinggalkan mendapat pahala. Mubah adalah hukum yang bukan keharusan dan bukan anjuran, baik untuk dilakukan maupun untuk ditinggalkan.
Hukum Islam bisa diserap menjadi hukum positif dalam suatu negara. Fikih nikah di Indonesia sudah diangkat menjadi hukum positif dalam bentuk Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974. Demikian juga tentang zakat, haji dan perbankan syari’ah sudah diserap menjadi hukum positif yang berlaku di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dibaca 255 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>