Gaya Hijab untuk Baju Pengantin Syar’i

119. Gaya Hijab untuk Baju Pengantin Syar’i

Ketika seseorang sudah memutuskan untuk mengenakan baju muslim dengan jilbab syar’i sesuai ketentuan agama, tentu sebagai seorang wanita, mereka ingin tetap tampil menawan dengan busana yang dikenakan dalam berbagai aktivitas. Termasuk ketika di plaminan. Momen pernikahan merupakan hal special dalam kehidupan seseorang, sehingga banyak wanita muslim ingin tetap tampil cantik dengan balutan hijab dan baju pengantin syar’i.

“Busana pengantin syar’i kan bisanya longgar dan tidak membentuk lengkuk tubuh. Jadi jilbab yang digunakanpun harus disesuaikan, misalnnya dengan tidak membentuk leher,” ungkap Irna Mutiara, seorang desainer.

Pada umumnya banyak pengantin wanita muslim, hanya mengenakan hijab untuk menutupi rambutnya saja. Irna pun menekankan, bahwa hijab yang digunakan harus menutup bagian dada juga.

Sesungguhnya gaya berjilbab dalam bayu pengantin syar’i tidak ada aturan khusus. Banyak hal bisa di lakukan, namun hatus tetap sesuai kaidah yang berlaku.

Baca Juga:Ini Kesalahan Kecil Orang Tua yang Berdampak Besar untuk Anak

“Model hijab bisa pakai apa saja, payet, pashmina, atau model apapun, boleh-boleh saja. Yang penting sederhana, tidak berlebihan dan tetap menutup dada,” lanjutnya.

Anda pun dapat bebas berkreasi untuk memliki hijab seperti apa yang ingin digunakan. Bisa ditambah dengan bunga-bunga, ornamen kristal, dan sebagianya, selama masih dalam kaidah yang diajarkan.

Dibaca 413 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>