Arti, Rukun, dan Tujuan Nikah dalam Islam

Setiap dari kita apabila sudah berumur cukup dewasa dan memiliki pekerjaan yang mapan pasti ingin membina rumah tangga dengan menikah. Nah, disini Saya akan mengulas dengan menulis sedikit tentang apa itu nikah.
Nikah atau an-nikâh memiliki dua pengertian yang tidak dapat dipisahkan dan tidak dapat diubah susunannya, al-’aqd (akad) dan al-wath`u (hubungan seksual). Tapi islam mengharamkan al-wath`u jika al-’aqd belum dilangsungkan. Karena melalui akad, al-wath`u yang semula haram akan menjadi halal dan bernilai ibadah. Menurut Wahbah al-Zuhaili, pernikahan adalah akad, perjanjian dan ikatan yang menghalalkan seorang pria dan seorang wanita hidup bersama sebagai suami istri. Dengan demikian, menurut hukum Islam, nikah adalah akad yang sangat kuat, mistaqan ghalizhan, dalam mentaati perintah Allah yang merupakan ibadah.
Begitu pun dengan Undang-undang tahun 1974 yang menjelaskan nikah adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri yang bertujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.
Rukun nikah menurut hukum Islam ada lima, yaitu adanya calon suami, calon isteri, wali nikah dan ijab qabul. Pelaksanaan akad nikah diwujudkan dalam bentuk ijab dan qabul. Ijab adalah pernyataan wali untuk menikahkan calon mempelai wanita dengan seorang laki-laki pilihannya. Qabul adalah penerimaan calon mempelai pria untuk menikahi calon mempelai wanita. Ijab qabul sah apabila disaksikan  dua orang saksi yang memenuhi syarat.
Ditegaskan ada tiga kata kunci yang berhubungan dengan tujuan pernikahan, yaitu sakinah, mawaddah dan rahmah. Sakinah adalah ketenteraman seorang laki-laki bersama pasangan hidupnya dalam ikatan pernikahan berdasarkan ketentuan Allah. Sedangkan mawaddah adalah hubungan seksual suami isteri sebagai cermin cinta dan kasih sayang yang tulus hingga merasakan kepuasaan, kelezatan dan kenikmatan. Adapun yang disebut rahmah adalah cinta kasih suami isteri yang tulus tanpa melakukan hubungan seksual Dalam Al-Qur`an (Q.S.  Rum/30: 21). Pasangan suami istri harus senantiasa menjaga sakinah, mawaddah dan rahmah dalam biduk rumah tangga mereka.
 
Sumber: Islampedia, Lazuardi Website

Dibaca 522 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>