Arti cinta dalam pandangan Islam?

Cinta dalam pandangan Al-Quran biasa diilustrasikan dengan kata hubb. Ia berarti benih atau pil atau obat. Artinya, seorang yang sedang dimabuk cinta harus diobati dengan mempertemukannya dengan yang dicintainya. Sedangkan dalam perspektif Al-Ghazali, cinta adalah suatu kecenderungan terhadap sesuatu yang memberikan manfaat dengan mengharap ridha Allah.
 Menurut Ibnu Arabi, cinta selalu identik dengan ketulusan dan kesucian dari segala sifat, sehingga tidak ada tujuan lain selain keinginan bersama yang dicintai (Allah). Hakikat cinta tertinggi dalam Islam adalah cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, serta keinginan untuk senantiasa dekat dengan-Nya.Allah SWT berfirman, “Katakan (wahai Muhammad) jika kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. Ali-Imron: 31).Dalam sebuah hadis qudsi, Allah berfirman kelak pada hari kiamat, “Di manakah orang-orang yang bercinta kasih karena keagungan-Ku. Pada hari ini (di Padang Mahsyar) Aku menaunginya dalam naungan-Ku, di saat tiada naungan kecuali naungan-Ku” (HR. Muslim).

Dibaca 117 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>