17 Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan

17 Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan copy

Alhamdulillah, kita masih diberikan nikmat umur panjang untuk menjalani puasa di tahun 2014 ini. pada bulan Ramadhan inilah momentum kita untuk memperbaiki diri dari terpaan hawa nafsu yang selalu membuat kita berbuat dosa. Kita bisa mulai belajar lagi mengendalikan hawa nafsu di bulan Ramadhan sebagai bekal kita menghadapi bulan-bulan setelah Ramadhan. Kita juga dapat memperbaiki ibadah-ibadah selama bulan Ramadhan seperti shalat wajib yang mungkin masih bolong-bolong atau kurang khusyuk, sholat sunah, dan membaca Al-Qur’an.

Allah SWT berfirman pada surat Al-A’raf ayat 179: “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahanam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka Itulah orang-orang yang lalai.” Untuk menambah semangat dalam beribadah hanya karena Allah SWT di bulan Ramadhan ini kita dapat mengkaji kembali keutamaan atau keistimewaan ibadah puasa di Bulan Ramadhan.

17 Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan

17 Keutamaan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan copy

1. Dapat meningkatkan ketaqwaan

“Hai orang-orang yang beriman, telah diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu menjadi orang yang bertakwa”. (Al-Baqarah: 183)

2. Mendapat pahala yang berlipat

Ibnu Rajab Al-Hambali berkata orang-orang yang berpuasa itu ada dua tingkatan salah satunya mereka meninggalkan makanan, minuman dan syahwatnya karena Allah dan mengharap pahala di sisi-Nya sebagai ganti dan balasannya di surga.

“Allah menyediakan ampunan dan pahala yang sangat besar bagi laki-laki muslim dan perempan muslim, laki-laki mukmin dan perempuan mukmin, laki-laki yang taat dan perempan yang taat, laki-laki yang jujur dan perempuan yang jujur, laki-laki yang sabar dan perempuan yang sabar, laki-laki yang patuh dan perempuan yang patuh, laki-laki yang mengeluarkan shadaqah dan yang perempuan yang mengeluarkan shadaqah, laki-laki yang berpuasa dan perempuan yang berpuasa, laki-laki yang menjauhi zina dan perempuan yang menjauhi zina, laki-laki yang banyak mengingat Allah dan perempuan yang banyak mengingat Allah.” (QS. QS. AlAhzab [33] 35)

3. Puasa sebagai perisai api neraka

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa satu hari fisabilillah (hanya karena Allah), maka Allah akan menjadikan parit antara dia dan api nerka (selebar) antara langit dan bumi.

4. Masuk surga pintu Ar-Rayyan

Sahl bin Sa’ad meriwayatkan, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya di dalam surga ada satu pintu yang diberi nama ar-Rayyan, dimana pada hari kiamat, orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu itu. Tidak ada orang lain selain mereka yang akan masuk pintu itu. Pada saat itu, akan ditanyakan, “Mana orang-orang yang berpuasa? Mereka pun bangkit lalu masuk ke surga melalui pintu itu. Ketika mereka telah masuk, pintu itu akan ditutup kembali, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat melaluinya. (HR Bukhari Muslim).

5. Pahala puasa sangat besar dan hanya Allah SWT yang tahu

Abu Hurairah meriwayatkan dalam hadist qudsi yang bunyinya, “Semua amal anak Adam itu untuknya, kecuali puasa. Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang membalasnya. (HR. Bukhari & Muslim)

6. Puasa tidak ada bandingannya

Abu umamah berkata kepada Rasulullah, “Rasulullah perintahkan aku mengerjakan satu amalan. ”Rasulullah saw bersabda, “Berpuasalah, karena puasa tidak ada bandingannya.” Abu Umamah berkata demikian hingga tiga kali dan dijawab oleh Rasulullah dengan jawaban yang sama (HR Ibnu Khuszaimah)

7. Bau mulut orang yang berpuasa seperti wangi bunga kasturi di hari kiamat

“Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di Tangan-Nya, bau mulut orang berpuasa, lebih harum disisi Allah dari bau minyak kasturi. Orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; pertama, ketika berbuka, kedua ketika dia bertemu dengan Tuhannya, dia gembira dengan pahala puasanya”. (HR. Bukhari & Muslim)

8. Puasa sebagai pelebur dosa dan kesalahan

Puasa merupakan penghapus dosa, hal ini terekam dalam hadist riwayat Hudzaifah, “Fitnah (dosa) seseorang yang disebabkan kerena sikapnya) terhadap keluarga, harta, dan tetangganya dapat dihapus oleh ibadah salat, puasa dan sedekah.” (HR Bukhari)

9. Puasa dapat menolong bagi mereka yang melakukan

Abdullah bin Amri meriwayatkan Rasulullah saw bersabda, “Puasa dan al-Qur’an dapat memberikan syafaat kepada seseorang hari kiamat nanti. Puasa berkata, “Tuhanku aku larang dia untuk makan, minum dan dia tahan syahfatnya, maka berilah aku syahfaat untuknya. Al-Qur’an juga berkata, “Aku larang dia tidur di malam hari, berilah aku syahfaat untuknya.” Kemudian mereka berdua diberi syafaat (HR. Ahmad)

10. Orang yang berpuasa mendapat dua kebahagiaan

“Orang yang berpuasa mendapat dua kegembiraan; pertama, ketika berbuka, kedua ketika dia bertemu dengan Tuhannya, dia gembira dengan pahala puasanya”. (HR. Bukhari & Muslim)

11. Doa orang yang berpuasa di ijabah oleh Allah SWT

Ada tiga golongan doa mereka yang tidak akan tertolak; orang yang berpuasa sehingga ia berbuka, imam yang adil, dan doa orang yag dizalimi. Allah mengangkat doa mereka di atas awan lalu membukakan untuknya pintu-pintu langit, lalu Allah berfirman, “Demi kemuliaan dan keagungan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu walau bebearpa saat kemudian (HR Ahmad & Tirmidzi)

12. Puasa merupakan ibadah yang berpeluang besar masuk surga

Rasulullah saw bersabda, “Siapa diantara kalian yang berpuasa pada hari ini? Abu Bakar menjawab; “Saya”. Beliau bertanya lagi; “Siapa di antara kalian yang pada hari ini mengiringi jenazah? Abu Bakar menjawab; “Saya”. Siapa diantara kalian yang hari ini memberi makan orang miskin? Abu Bakar menjawab; “Saya”. Nabi bertanya lagi, “Siapa di antara kalian yang pada hari ini teleh menjenguk orang sakit? Abu Bakar menjawab; “Saya”. Nabi saw menjawab, “Tidaklah amalan-amalan itu terhimpun pada diri seseorang melainkan ia akan masuk surga.

13. Puasa menghapus dosa yang pernah kita lakukan

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘shalat lima waktu, Jumat ke Jumat dan Ramadhan ke Ramadhan adalah penghapus-penghapus dosa di antara keduanya selama dosa-dosa besar dijauhi’”. (H.R. Muslim).

14. Para malaikat meminta pengampunan kepada manusia yang berpuasa

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- beliau bersabda: Para malaikat memintakan pengampunan untuk mereka sehingga mereka berbuka, setiap hari Allah SWT mempercantik surga, kemudian berfirman: “Hampir-hampir para hamba-Ku yang shalih mendapati berbagai beban dan rasa sakit, dan akhirnya mereka sampai kepadamu (surga), para syetan dibelenggu, sehingga mereka tidak mampu mencapai sesuatu yang di luar Ramadhan mereka mampu mencapainya, dan pada akhir Ramadhan Allah SWT memberikan pengampunan.

15. Terdapat malam Lailatul Qadar

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: “Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang membawa berkah, Allah SWT telah mewajibkan puasa pada siang harinya, pintu-pintu surga di buka, pintu-pintu neraka ditutup dan syetan-syetan dibelenggu, pada bulan ini ada satu malam yang lebih baik daripada seribu bulan, siapa yang terhalang dari kebaikannya berarti benar-benar terhalang”. (H.R. An-Nasa-i).

16. Bebas dari api neraka

Dari Abu Hurairah -radhiyallahu ‘anhu- ia berkata: “Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda: ‘Jika awal Ramadhan tiba, syetan-syetan dan jin-jin pembangkang dibelenggu, pintu-pintu neraka ditutup, sehingga tidak satu pun pintu yang dibuka, dan pintu-pintu surga dibuka, sehingga tidak satu pun ditutup, dan ada seorang penyeru berkumandang: ‘Wahai para pencari kebaikan, silakan datang dan wahai pencari keburukan silakan surut, dan Allah SWT mempunyai orang-orang yang dimerdekakan dari neraka, dan hal ini terjadi pada setiap malam”. (H.R. At-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

17. Mendahului syahid masuk surga

Suatu ketika ada dua orang suku Baly menemui Rasulullah dan keduanya masuk Islam. Salah satu di antaranya terkenal sangat besungguh-sungguh. Suatu saat, dia ikut berperang dan syahid. Sedangkan satunya lagi masih hidup selama satu tahu dan setelah itu dia meninggal.

Thalhah berkata, “Aku telah bermimpi dan aku sedang berada di pintu surga, ketika kedua lelaki itu datang, seseorang keluar dari surga. Kemudian salah seorang lelaki meninggal terekhir disuruh masuk ke surga terlebih dahulu, kemudian dia keluar lagi. Setleah itu, giliran orang yang mati syahid untuk masuk surga, dan dia kembali kepadaku seraya berkta, “Kembalilah, kamu masih belum terlambat.”

Keesokan harinya, Thalhah memberithau kepada orang-orang dan semuanya merasa heran atas peristiwa ini. Dan akhirnya peristiwa ini disampaikan kepada Rasuilullah, sedangkan orang-orang telah menceritakan peristiwa itu. Mereka berkata, “Wahai Rasulullah, satu orang ini terkenal sangat sungguh-sungguh dan akhirnya mati syahid, tetapi mengapa terakihir masuk surga? Rasulullah saw bersabda, “Bukankah orang terakhir seteleh kematian orang pertama telah hidup selama satu tahun? Sahabat menjawab, “Benar, wahai Rasulullah. Nabi melanjutkan, “Dia juga masih bisa melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan dan mengerjakan shalat ini dan itu selama satu tahun? Sahabat menjawab, “Benar, wahai Rasulullah. Rasululullah berkata, “Jarak di antara kedua orang tersebut lebih jauh dibandingkan antara langit dan bumi”.

Semoga keutamaan serta keistimewaan ini bisa menjadi motivasi kita mempergunakan waktu di bulan Ramadhan dengan ibadah sebaik-baiknya hanya kepada Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal A’lamin.

Dibaca 1308 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>