Bukan Sekedar Penglihatan Biasa

khazanahmuslim-trian
Sosok yang satu ini benar-benar luar biasa, di tengah keterbatasannya tapi dia mempunyai semangat yang luar biasa untuk membantu sesama yaitu anak jalanan. Walaupun mengidap tuna netra tapi dia sudah berhasil menghijrahkan beberapa anak jalanan ke rumah singgah yang telah didirikannya. Anak-anak jalanan tersebut belajar bagaimana menata hidup penuh rasa optimis serta semangat.
Anak-anak di rumah singgah biasa memanggilnya Mas Trian, usianya pun masih muda 25 tahun. Pada tahun 2004 Ia mengidap glukoma yang menyebabkan kebutaan pada matanya. Tapi hebatnya Trian tidak berkecil hati, malah memiliki niat dan tekad yang luar biasa untuk melakukan sesuatu agar dapat membantu serta meringankan beban orang lain.
“Setiap saya pulang, saya selalu dibantu dan dituntun orang, dan saya selalu bilang maaf ya mas/ibu saya selalu ngrepotin. Jawaban mereka yang membantu saya selalu sama; sesama manusia kita harus saling tolong-menolong mas. Dari istilah itu, saling tolong menolog, saya kemudian berpikir bahwa saya juga harus menolong orang lain”, ujar Trian.
khazanahmuslim-trian
Berawal dari situ ketika berada di bangku kuliah Trian akrab dengan orang-orang terpinggirkan. Trian turut menyumbangkan segenap pikiran dan tenaganya untuk membantu mereka dalam bentuk bantuan hukum, pelatihan, dan pembelajaran. “Semester tiga saya ujian di kolong jembatan mulai dari Prumpung hingga Matraman. Saya menikmati saat-saat itu. Saya pinjam baju teman yang rombeng, gulung celana, lepas sepatu dan hidup bersama mereka,” Ingat Trian.
Akhirnya 2010 awal  terbangunlah PKAJ (Pondok Kreatif Anak Jalanan) berkat bantuan dari berbagai pihak. Kemudian sekarang berganti nama menjadi PAZKI (Padepokan Zammi Karina Indonesia).
Di padepokan singgah ini anak-anak jalanan belajar banyak hal. Saat ini ada sekitar 30 anak jalanan yang tinggal di PAZKI dan kurang lebih 500 anak yang belum tertampung. Dalam kesehariannya Trian menghabiskan waktu di PAZKI yang berlokasi di depok, Jawa Barat.
Penglihatan Trian mungkin buta, tetapi hatinya sangat bisa melihat jelas tentang orang-orang disekitarnya yang harus dibantu.
“Saya yakin bau badan mereka adalah aroma surga,” – Trian Air Langga.
 
Semoga bisa menginspirasi

Dibaca 347 kali

Yuk sebarkan...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInShare on RedditShare on StumbleUponPrint this page

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>